Saturday, February 21, 2009

Diet Ibu Vegetarian

Ibu vegetarian bisa mendapatkan bayi yang sehat tanpa harus mengubah prinsip diet mereka. Tetapi memang harus lebih hati-hati dalam merencanakan diet dibanding ibu hamil yang bukan vegetarian. Pastikan Anda dan janin tidak mengalami kurang gizi selama masa kehamilan. Berikut hasil wawancara dengan Dr. Dedy Arman Saibi dari RS Hermina Bekasi.

Meski Anda vegetarian dan tidak memgkonsumsi produk ikan-ikanan, daging, susu, atau telur, pastikan Anda mendapatkan zat gizi pengganti makanan tersebut yang setara, sebagai berikut:

Protein
Bagi vegetarian
yang ovo lacto, yaitu mereka yang masih makan telur dan minum susu, masukan protein yang memadai dapat dijamin dengan banyak memakan dua makanan ini, termasuk yoghurt dan keju. Tetapi jika Anda seorang vegan, vegetarian kuat yang tidak makan telur atau susu, gantilah dengan kombinasi protein sayuran untuk memenuhi lima porsi/bagian proteinnya, antara lain; kacang-kacangan, biji-bijian, biji gandum. Beberapa bahan pengganti daging merupakan sumber protein yang cukup baik, namun beberapa bahan lainnya rendah protein dan tinggi lemak serta kalori.

Kalsium yang Memadai
Ini bukan masalah bagi vegetarian yang makan telur dan susu, tetapi bagi vegan, diperlukan strategi khusus. Banyak produk kedelai yang kaya kalsium, tetapi berhati-hatilah akan susu kedelai yang diberi banyak gula (gula, sirup jagung, atau madu). Carilah produk susu kedelai murni. Tahu baru bisa dianggap kaya kalsium bila pada proses penggumpalannya diberikan kalsium, bila tidak, ia tidak mengandung atau hanya sedikit mengandung mineral tersebut. Beberapa jenis penganan tepung jagung tortila yang ditumbuk dengan batu merupakan sumber kalsium yang bukan dari susu dan menyediakan 1/2 bagian kalsium per keratnya. Sumber kalsium lainnya adalah air jeruk yang ditambah kalsium, kacang almond, kasang tanha, buah kering. Ibu hamil vegan juga dianjurkan mengonsumsi suplemen kalsium.

Vitamin B12
Vegetarian,
khususnya vegan, seringkali tidak mendapat cukup vitamin B 12 karena vitamin ini ditemukan pada makanan dari hewan. Pastikan Anda mendapat vitamin tambahan yang mengandung B12, begitu pula asam folik dan zat besi.

Vitamin D
Hanya terdapat dalam minyak ikan, juga diproduksi kulit kita bila terkena sinar matahari. Meski demikian sinar matahari bukan sumber vitamin D yang dianjurkan bagi wanita dan ibu hamil. Karena itu untuk menjamin kecukupan vitamin D bagi ibu hamil, carilah susu yang diperkaya vitamin D. Bila Anda tidak minum susu jenis ini, pastikan Anda makan suplemen yang formulanya mengandung vitamin D. namun jangan over dosis vitamin D karena jumlah berlebihan dapat menjadi racun. (BOD)

Sumber: Tabloid Ibu Anak

No comments:

Post a Comment